Analisa Game Defense of The Ancients (DoTA)


Defense of The Ancients (DoTA) merupakan sebuah costum map yang dirancang dengan platform WarcraftIII: Frozen Throne. 
Dalam permainan ini terbagi menjadi 2 buah kubu, yaitu sentinel dan scourage. Kubu sentinel memiliki markas yang terletak di bagian kiri bawah map, sedangkan kubu scourage memiliki markas yang letaknya di bagian kanan atas. 
Masing-masing markas dilindungi oleh tower dan para creaps yang menjaga jalur menuju markas mereka. Goal dari game ini adalah Ancients, yaitu sebuah tower pusat yang terletak di markas masing-masing tim. Jika Ancients tersebut dihancurkan, maka tim tersebut kalah dan permainan berakhir. Semakin banyaknya developers DoTA, mereka membuat beberapa varian diantaranya:
  1. DoTA Darkness Falls
  2. DoTA Chaos
  3. DoTA All-Star
DoTA yang paling terkenal saat ini adalah DoTA All-Stars yang dikembangkan oleh 2 orang dengan nickname Guinsoo dan IceFrog.

Game ini dapat dimainkan oleh berbagai umur dan latar belakang pendidikan, namun peminatnya lebih banyak anak muda. Terdapat beberapa kelebihan yang bisa membuat pemainnya ketagihan yaitu:
  • Banyak pilihan Hero yang dimainkan, tiap-tiap Hero memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 
  • Permainan ini juga membutuhkan strategi yang tangguh agar dapat tetap mempertahankan Ancients dan menghancurkan Ancients musuh.
  • Memungkinkan pemainnya melawan orang yang berbeda-beda, karena pada game ini kita bisa koneksikan ke server dunia melalui internet.
  • Memiliki kesenangan tersendiri apabila dapat mengalahkan lawan
Untuk dapat memainkan game ini, anda dapat mengunduh patch dan client dari website official http://www.getdota.com/ atau dari website lain yang menyediakannya. Bisa juga dengan membeli CD di toko.

The History of Game


Adanya game di dunia ini, ada kaitan yang erat dengan interaksi antar manusia. Manusia butuh hiburan, sehingga mereka menciptakan game baik sebagai alat penghibur, atau mengasah otak. Dengan semakin berkembangnya Ilmu Teknologi juga mempengaruhi berkembangya game. Saya akan menjelaskan tentang game dari awal kemunculannya, sampai saat ini.

1. Game non-digital
     Sebelum berkembangnya game seperti saat ini, game sudah dimainkan sejak manusia belum mengenal huruf dan membaca. Terbukti dalam sejarah kuno, adanya penemuan game "The Royal of game ur" oleh Sir Leonard Wolley pada 1926-1927 di kerajaan Messopotamia kuno.



     Game non-digital selanjutnya yang ditemukan di cina adalah Go. Go ditemukan sejak 2300SM, berkembang ke korea pada abad kedua dengan nama Pa-tok kini dikenal dengan nama Badug. Kemudian menyebar ke jepang melalui jalur perdagangan pada 700 M.



     Ada juga game non-digital lain seperti Mancala, senet, card game, athletic game, dan permainan masa kanak-kanak lainnya.


2. Video Games
     Pada video game, game berkembang dari bentuk yang sederhana tanpa menggunakan alat bantu, sampai menggunakan alat bantu sederhana. Perkembangan zaman dan perkembangan teknologi telah menggeser budaya game yang dulunya terfokus pada interaksi antar manusia dan pengalaman dalam bermain, menjadi bentuk digitalisasi dalam sebuah dunia baru. Game pada masa ini disebut video game, dikarenakan pada proses permainannya menngunakan layar yang menampilkan gambar-gambar interface. Namu pengertiannya tetap sama yaitu menghibur. Pada video game terdapat didalamnya seperti game PC dan game konsole. Berikut adalah game-game dari konsep teknologi komputer yang berpengaruh cukup banyak bagi dunia game seperti : Tennis for two(1958),  ELIZA and spacebar(1960), computer space(1971), PONG(1972), space invaders(1978), PacMan(1980), super MarioBros(1985), Tetris(1985), Simcity(1989), dll. Game konsole sangat berpengaruh pada kemajuan teknologi dari masa ke masa. Sehingga secara tidak langsung perkembangan teknologi telah banyak mempengaruhi perkembangan game. Game konsole memiliki sejarah yang panjang, berikut :
a. Magnavox Odyssey(1972)
b. atari PONG(1975)
c. Magnavox Odyssey 100 (1975)
d. magnavox Odyssey 200 (1975)
e. atari Super PONG (1976)
f. Wonder wizard 7702 (1976)
g. Coleco Telstar (1976)
h. Coleco Telstar Classic (1976)
i. Magnavox Odyssey 300 (1976)
J. Magnavox Odyssey 400 (1976)
k. Magnavox Odyssey 500 (1976)
l. Fairchild Channel F (1976)
m. RCA studio II

Apa sih Android ?


Belakangan kan lagi gempar nih sama gadget yang canggih, smartphone keren keren. yang cukup terkenal ada iphone, blackberry, android. Nah, sekarang saya mau coba jelasin nih, android itu kaya gmn sih?
Android itu Sistem operasi yang masih saudara deket sama linux, jadi udah pasti android itu open source. Jadi, kita sebagai android user bisa mengembangkan sendiri. Android jg pny banyak versi, pertama kali keluar yaitu dengan Android versi 1.1 yang dilengkapi fitur pembaruan aplikasi, jam alarm, voice search (pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan Email. Selanjutnya Android versi 1.5 (Donut), Android versi 1.6 (Cupcake), Android versi 2.0/2.1 (Eclair), Android versi 2.2 (Froyo), Android versi2.3 (Gingerbread), Android versi 3.0/3.1 (Honeycomb), yang terakhir di release kemarin tanggal 19 Oktober 2011 yaitu Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich) membawa fitur Honeycomb untuk smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak jaringan sosial, perangkat tambahan fotografi, mencari email secara offline, dan berbagi informasi dengan menggunakan NFC.Yang saya ga tau, kenapa nama dari tiap versi dari android itu kaya nama makanan? :0

Sekian deh pengenalan tentang android ini, next saya akan coba jelasin cara mengembangkannya.

Mengkonversi file Blender


Untuk keperluan tertentu, kadang-kadang kita membutuhkan jenis file yang berbeda. Misalkan saja, kita ingin menstranfer file WAV ke dalam hand phone namun karena keterbatasan memori hand phone maka kita hanya dapat menyimpan beberapa file audio (lagu) saja. Untuk menyiasatinya, kita dapat mengkorversi file WAV tersebut menjadi file audio yang berformat lebih “ramping” namun dengan kualitas yang tidak jauh berbeda, misalnya menjadi formar MP3. Dengan format tersebut, memori hand phone akan dapat menyimpan file audio (lagu) lebih banyak.
Kasus lain yang serupa, misalkan karena keterbatasan memori hand phone yang kita miliki sehingga jika kita masukkan beberapa file gambar saja maka memorinya akan cepat penuh. Untuk menghindari hal demikian kita dapat merubah ukuran file tersebut menjadi yang lebih kecil sehingga memori hand phone akan dapat membuat file gambar lebih banyak daripada sebelumnya.
Atau juga bisa begini, hand phone yang kita miliki hanya support terhadap file gambar dengan format tertentu saja, sementara kita menstranfer file gambar yang kebetulan tidak didukungnya. Untuk tujuan tersebut, kita dapat melakukan konversi terlebih dahulu menjadi file yang supported.
Masalahnya adalah kadang-kadang kita tidak mempunyai software yang dapat kita gunakan untuk tujuan tersebut. Namun sekarang, kita tidak perlu kuatir karena semua dapat dilakukan dengan mudah dengan freeware File Blender 0.18. Sesuai dengan namanya, File Blender ini merupakan aplikasi yang mampu melakukan konversi dua jenis file sekaligus, yaitu file gambar dan file audio. Hebat, kan!!
Fitur dan Kemampuan File Blender 0.18
Untuk tujuan konversi file gambar, File Blender 0.18 mendukung beberapa format file gambar antara lain, BMP, PNG, GIF, JPG, juga TIF.
Masih ada kaitannya dengan file gambar ini, File Blender pada versi 0.18 telah ditambahkan kemampuan (fitur) “Resize” (merubah ukuran) file gambar.
Sedangkan untuk tujuan konversi file audio, aplikasi yang dikembangkan oleh AutoHotkey (http://www.autohotkey.com) ini mendukung beberapa file audio dengan format antara lain, OGG, FLAC, MP3, juga WAV.
Selain kemampuan konversi file audio dan gambar, File Blender yang berlisensi gratis (freeware) ini mempunyai kemampuan split dan join file PDF dan TIFF.
Jika tertarik, silakan untuk melakukan download di sini terlebih dahulu.
Instalasi dan Penggunaan File Blender
Pertama, jika telah berhasil melakukan download, karena filenya masih berformat file zip, lakukan ekstrak file tersebut terlebih dahulu. Aplikasi ini dapat langsung digunakan tanpa perlu proses instalasi. Untuk menjalankan File Blender, klik double pada file exe-nya.
Kemudian kita akan mendapati jendela File Blender, seperti screenshot di bawah ini.
 
Kedua, kntuk memulai melakukan konversi, klik “Select Or Drop Files” kemudian pilih satu atau beberapa file pada folder tempat kita menyimpan file audio atau file gambar.
Jika yang kita pilih adalah file gambar maka File Blender akan secara otomatis menampilkan menu yang berhubungan dengan file gambar, yaitu “Convert”, “Resize” dan “Set Wallpaper”, seperti di bawah ini.
Jika yang kita pilih adalah file audio maka File Blender akan secara otomatis menampilkan menu yang berhubungan dengan file audio tersebut, convert ke beberapa file audio yang lainnya, seperti di bawah ini.
Ketiga, setelah itu pilih konversi yang diinginkan kemudian tunggu beberapa saat dan setelah muncul tulisan “DONE” maka proses konversi telah selesai dilakukan dan akan ditampikan folder tempat outputnya.
Keempat, Selamat Mencoba!!!
 

Desain Permodelan Grafik


Alhamdulillah pada kesempatan ini saya dapat menulis lagi, penulisan yang saya buat kali ini mengenai Desain Permodelan Grafik. Tema ini dibuat sekaligus untuk memenuhi tugas softskill saya. 
yang akan saya terangkan mengenai masalah Desain Permodelan grafis itu apa sih? trus bentuk pencitraannya seperti apa? kegiatan yang berkaitan dengan desain permodelan grafik itu apa aja? mungkin itu sedikit dari apa yang akan saya terangkan.
Desain permodelan Grafik merupakan suatu bentuk proses yang masih berkaitan erat dengan grafik komputer tentang penggambaran dari sebuah objek dimana objek tersebut dapat berupa angka, huruf, dan bentuk visual lainnya. Umumnya desain permodelan grafik itu digunakan untuk represntasi dan manipulasi data citra oleh komputer, dan mempelajari metode untuk mensintesis digital dan memanipulasi konten digital.
Untuk mendukung desain grafis ini telah banyak menggunakan perangkat perangkat lunak untuk mendukung komputer grafis. Dikategorikan menjadi 3, yaitu 2D, 3D, dan animasi grafis . Karena pesatnya perkembangan teknologi, kebanyakan digunakan adalah 3D. Namun tidak sedikit juga yang menggunakan 2D, oleh karena itu  komputer grafis telah muncul sebagai ilmu komputer untuk metode mensintesis digital dan memanipulasi konten digital.
Contoh penggunaan grafik 2D misalnya pada typhography, cartography, menggambar teknik, periklanan, dll. Sedangkan contoh objek 3D misalkan benda-benda yang ada di sekitar kita. Contoh lain yang paling sering menggunakan grafik 2D dan 3D adalah pembuatan animasi dan game


Tipe-Tipe Citra
citra merupakan hasil akhir dari sebuah desain visualisasin dll. Permodelan geometris transformasi dari sebuah konsep yang dapat ditampilkan pada komputer yaitu bentuk, posisi, orientasi, tekstur, ketebalan, jenis warna, dll.
a. Grafis Komputer 2D
Dalam pembuatan grafis komputer 2D ini, objek yang dihasilkan adalah berupa garis yang menghubungkan titik satu dengan titik yang lainnya, contohnya bangun datar segitiga, persegi, dll. Fungsi grafis 2D ini biasanya digunakan untuk mencetak dan menggambar.
b. Pixel art
Pixel art ini merupakan bentuk seni digital yang dibuat dengan software grafik faster. pixel art ini bisa ditemukan pada game yang relatif tua, dan pada handphone.
c. Vector Graphic
Berbeda dengan pixel, vector graphics adalah representasi dari gambar berupa array pixel yang memiliki kelebihan dimana saat gambar di zoom, tetapi gambar yang dihasilkan tidak blur.
d. Graphic Komputer 3D
Tipe ini menggunakan 3 buah titik perspektif dengan cara matematis dalam melihat suatu objek, dimana gambar tampak secara menyeluruh dan nyata atau bisa juga dimulai dari 2 buah titik yang ditarik lurus sehingga membentuk sebuah garis barupa 2D, lalu dgabungkan dengan garis 2D lainnya bisa membentuk bentuk 3D. Untuk software yang digunakan banyak bergantung pada algoritma yang digunakan.


Ada beberapa kegiatan yang berkaitan dengan desain permodelan grafik, berikut adalah beberapa diantaranya :
1.  permodelan grafis digunakan untuk menciptakan model matematika dengan objek-objek 2D dan 3D.
2. rendering adalah proses menciptakan citra yang lebih solid dari model yang telah dibentuk.
3. dan animasi, merupakan proses menetapkan atau menampilkan kembali tingkah laku objek bergantung waktu.

Hardware untuk membuat ini bisa menggunakan :
Hardware Display Grafik : Vektor
1.Vetor (calligraphic, stroke, random-scan)
2.Arsitektur Vektor
Hardware Display Grafik : Raster
1.Raster (TV, bitmap, pixmap), digunakan dalam
layar dan laser printer
2.Arsitektur Raster

referensi : myblogisland.blogspot.com/ , http://g2hcombro.wordpress.com/2010/02/27/artikel-desain-pemodelan-grafik/ , http://safemode.web.id/content/pengertian-konsep-dan-tool-pendukung-grafik-komputer ,